filsafat

filsafat

Pengertian,Sejarah Filsafat Islam

            Pada mulanya masyarakat Arab tidak mengetahui apa itu Filsafat. Filsafat masuk ke Arab pertama kalinya pada zaman Islam. Awalnya yang mereka ketahui adalah Hikmah dan Hukama yang berpusat pada hati ataupun keagamaan yang berasal dari Al-Qur’an sebagai karunia ALLAH.SWT. kata Filsafat sendiri berasal dari Yunani dan Hanya Yunani yang menggunakannya dan hanya menggunakan akal pikiran karena dewa di yunani hanyalah sebuah simbolis sebagai perwujutan sifat.Kebudaya’an Filsafat ternyata Hilang dari Yunani beribu-ribu tahun lamanya karena takmemiliki patokan terhadap tuhan (Iman) sehingga justru memperburuk keadaan bangsa. Namun setelah hilang orang Arablah yang memelihara,mengembangkan dan mengubah menjadi bahasa.Arab dan mengalami perubahan kalimat dan bunyi dari ‘Filsafat’ menjadi ‘Falsafat’. Karena bangsa.Arab maju begitu pesatnya dan terus mempelajari ilmu yang semula hanya dari Agama/hati/kepercayaan mulai menjamah ilmu yang menggunakan fikiran (Filasfat), akan tetapi bangsa.Arab tidak mengambil semuanya hanya berdasarkan Akal saja, namun juga menggabungkan dengan ajaran Islam sebagais tolak ukur seberapa pantas ilmu yang harus di pelajari dan yang hanya sekedar di ketahui saja.

            Awal muncul nya Filsafat dalam Islam yaitu pada masa Nabi.SAW, namun pada masa itu Ilmu Filsafat belum sepenuhnya matang. Kematangan  dan pengembangan berFilasafat sebagai budaya Ilmu dalam islam yaitu pada abad ke-9 pada zaman pemerintahan Abbasiah. Pemerintahan ini berpusat di bagdad, karena para Khalifahnya yang menerapkan Al-Qur’an dan didukung ilmu Filsafat secara tepat, menyebabkan pemerintahan ini sangat kaya hingga tumpah ruah dan menjadikan kota ini sebagai tempat pendiskusian ilmu-ilmu dari berbagai tempat, sehingga khalifah pada masa itu menghinpun orang pandai untuk berdiskusi dan mengajarkan ilmu nya. Kenyataan sebagai kerjasama yang hebat pada semua daerah adalah sa’at pembangunan kota Daulah Abbasiah sebagai ibu kota yang mendatangkan seorang ahli Astronomi yang bernama NAWBACHT yang memberi petunjuk pada insinyur-insinyur sipil untuk ketepatan tempat pembangunan. Namun Nawbacht tidak sepenuhnya mengatur dan mengawasi pembangunan melainkan dibantu oleh Al-Fazari dan Tabari sebagai Astronom terkemuka yang mengawasi serta meneliti ketepatan Nawbacht.

filsafat

Pengertian,Sejarah Filsafat Islam

            Pada mulanya masyarakat Arab tidak mengetahui apa itu Filsafat. Filsafat masuk ke Arab pertama kalinya pada zaman Islam. Awalnya yang mereka ketahui adalah Hikmah dan Hukama yang berpusat pada hati ataupun keagamaan yang berasal dari Al-Qur’an sebagai karunia ALLAH.SWT. kata Filsafat sendiri berasal dari Yunani dan Hanya Yunani yang menggunakannya dan hanya menggunakan akal pikiran karena dewa di yunani hanyalah sebuah simbolis sebagai perwujutan sifat.Kebudaya’an Filsafat ternyata Hilang dari Yunani beribu-ribu tahun lamanya karena takmemiliki patokan terhadap tuhan (Iman) sehingga justru memperburuk keadaan bangsa. Namun setelah hilang orang Arablah yang memelihara,mengembangkan dan mengubah menjadi bahasa.Arab dan mengalami perubahan kalimat dan bunyi dari ‘Filsafat’ menjadi ‘Falsafat’. Karena bangsa.Arab maju begitu pesatnya dan terus mempelajari ilmu yang semula hanya dari Agama/hati/kepercayaan mulai menjamah ilmu yang menggunakan fikiran (Filasfat), akan tetapi bangsa.Arab tidak mengambil semuanya hanya berdasarkan Akal saja, namun juga menggabungkan dengan ajaran Islam sebagais tolak ukur seberapa pantas ilmu yang harus di pelajari dan yang hanya sekedar di ketahui saja.

            Awal muncul nya Filsafat dalam Islam yaitu pada masa Nabi.SAW, namun pada masa itu Ilmu Filsafat belum sepenuhnya matang. Kematangan  dan pengembangan berFilasafat sebagai budaya Ilmu dalam islam yaitu pada abad ke-9 pada zaman pemerintahan Abbasiah. Pemerintahan ini berpusat di bagdad, karena para Khalifahnya yang menerapkan Al-Qur’an dan didukung ilmu Filsafat secara tepat, menyebabkan pemerintahan ini sangat kaya hingga tumpah ruah dan menjadikan kota ini sebagai tempat pendiskusian ilmu-ilmu dari berbagai tempat, sehingga khalifah pada masa itu menghinpun orang pandai untuk berdiskusi dan mengajarkan ilmu nya. Kenyataan sebagai kerjasama yang hebat pada semua daerah adalah sa’at pembangunan kota Daulah Abbasiah sebagai ibu kota yang mendatangkan seorang ahli Astronomi yang bernama NAWBACHT yang memberi petunjuk pada insinyur-insinyur sipil untuk ketepatan tempat pembangunan. Namun Nawbacht tidak sepenuhnya mengatur dan mengawasi pembangunan melainkan dibantu oleh Al-Fazari dan Tabari sebagai Astronom terkemuka yang mengawasi serta meneliti ketepatan Nawbacht.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s