Bank dan Lembaga Keuangan

Bank dan Lembaga Keuangan

Bank dan lembaga keuangan sangat begitu penting di Indonesia karena dapat meningkatkan perekonomian  suatu Negara. Dalam perekonomian terdapat dua sektor yaitu rumah tangga dan perusahaan, dimana keduanya saling membutuhkan. Yang namanya ekonomi pasti berhubungan dengan uang. Uang itu sendiri adalah suatu alat umum yang digunakan oleh kalangan masyarakat sebagai alat tukar dalam suatu transaksi berupa pembelian barang, jasa dan hutang. Fungsi uang dibagi menjadi 5 yaitu: 1. Sebagai alat tukar, ketika kita membeli suatu barang maka akan terjadi pertukaran antara barang dan uang. 2. Satuan pengukur nilai, harga 1 mobil mencapai Rp. 150.000.000,00, sedangkan harga 1 motor 15.000.000,00. Disini uang berfungsi sebagai pengukur nilai antara harga mobil dan motor, dimana harga mobil 10 kali lipat dari harga motor. 3. ukuran pembayaran masa depan, dalam pembayaran utang piutang dimana pembayaran utang piutang ini dapat dilakukan dengan kontan maupun cicilan secara cepat dan efisien. 4. Penimbun kekayaan, apabila uang digunakan saat ini maka bernilai saat ini juga dan uang ysng ditabung akan bernilai untuk masa depan. E. suatu komoditi yang diperdagangkan, contohnya yaitu nilai tukar mata uang. Adapun jenis-jenis uang, 1. Uang kartal yaitu uang yang dikeluarkan oleh bank sentral dan uang giral adalah uang yang dikeluarkan oleh bank umum. Nilai uang dibagi menjadi 4 yaitu nilai nominal, nilai rill dan nilai intrinsik. Nilai nominal adalah nilai uang yang tertulis dimata uang. Nilai rill selalu berbeda disetiap wilayah. Nilai intrinsic adalah  nilai bahan baku uang. Dan nilai ekstrinsik adalah nilai tukar mata uang.

Lembaga keuangan adalah lembaga yang menghubungkan antara sektor rumah tangga dan perusahaan untuk melakukan interaksi ekonomi. Fungsi lembaga keuangan adalah untuk melancarkan transaksi barang dan jasa, menghimpun dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkan dana kepada yang membutuhkan dana, memberikan informasi yang berguna bagi nasabah, memberikan jaminan dan likuiditas. Lembaga keuangan dikelompokkan menjadi 2 yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank. Lembaga keuangan bank meliputi bank umum adalah badan usaha yang dalam kegiatannya memberikan barang dan jasa, bank perkreditan rakyat adalah badan usaha yang dalam kegiatannya tidak memberikan barang dan jasa, bank sentral tidak bisa disebut dengan bank umum karena bank sentral itu milik pemerintah atau pusatnya bank-bank di Indonesia. Tujuan dari bank sentral adalah untuk mencegah kegagalan bank atau non bank yang ada di Indonesia. Sementara lembaga keuangan non bank meliputi asuransi yaitu perjanjian 2 pihak atau lebih antara penanggung dan tertanggung. Fungsi asuransi yaitu menjamin resiko yang mungkin terjadi pada masyarakat seperti kematian dan kecelakaan dan diberikan berupa uang. Pegadaian adalah lembaga keuangan non bank yang memberikan kredit kepada masyarakat secara hukum gadai. Kewajiban penggadai memberikan barangnya untuk digadai dan apabila dalam perjanjian awal disebutkan syarat dan sudah jatuh tempo maka barang bergerak itu akan dilelang. Dalam sistem kerja pegadain selalu terdapat bunga. Dana pensiun adalah usaha untuk mepertahankan kebutuhan hidup seseorang setelah tidak memiliki pekerjaan. Macam-macam dana pensiun: Dana Pensiun Pemberi Kerja dibentuk poleh orang atau badan untuk menyelenggarakan program pensiun bagi karyawan dan dialokasikan dalam bentuk kas atau investasi. Dana Pensiun Lembaga Keuangan dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi untuk menyelenggarakan dana pensiun bagi karyawan dan dialokasikan dalam bentuk saham, obligasi dan sertifikat deposit. PT. Taspen merupakan salah satu pengelola dana pensiun di Indonesia ynag mempunyai program pensiun, program tabuangan hari tua, dan program jaminan tenaga kerja. Semua prigram ini termasuk sebuah penghargaan kepada tenaga kerja yang sudah berkontribusi di suatu perusahaan.  Pasar modal sama dengan pasar-pasar yang lainnya yaitu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk bertransaksi. Pelaku dalam pasar modal ini adalah perusahaan yang ingin meningkatkan dana perusahaan tersebut dengan cara menerbitkan saham dan obligasi. Ada 3 jenis pasar modal yaitu pasar perdana yang menjual efek oleh perusahaan  yang menerbitkan efek. Pasar sekunder menjual efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir. Pasar parallel hanya sebagai pelengkap dari bursa efek yang ada. Saham merupakan  tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan dan obligasi merupakan surat pengakuan hutang suatu perusahaan yang akan dibayar pada waktu jatuh tempo.

Lembaga keuangan menawarkan alat pengganti uang untuk mempermudah transaksi ekonomi berupa kartu berukuran kecil. Yang pertama kartu kredit yaitu kartu plastic berbentuk persegi panjang yang digunakan para nasabah untuk melakukan suatu pembayaran atau pengganti uang tunai. Kartu kredit sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pembelian barang dapat dilakukan dengan kartu kredit apabila tidak membawa uang tunai. Kartu kredit sangat praktis dan dijamin keamanannya. Sedangakn Kartu tagih cara pembayarannya dengan cara angsuran dan apabila sudah jatuh tempo maka akan dikenakan denda keterlambatan. Kartu debit adalah alat pembayaran tanpa menggunakan uang. Pembayarannya dengan menggunakan saldo rekening. Kartu beli sangat menguntungkan bagi perusahaan karena perusahaan menjadi lebih hemat dari segi transaksi dan waktu.

Lembaga pembiayaan berbeda dengan bank maupun lembaga keuangan bukan bank. Lembaga pembiayaan tidak diperbolehkan untuk menghimpun dana dari masyarakat. Lembaga pembiayaan merupakan badan usaha yang kegiatannya menyediakan dana atau barang dengan tidak menarik barang secara langsung dari masyarakat. Leasing yaitu suatu kegiatan pembiayaan kepada perusahaan atau perorangan dalam bentuk modal. Modal ventura yaitu bentuk pembiayaan oleh perusahaan modal ventura terhadap perusahaan kecil berupa modal jangka waktu sementara. Piutang yaitu pembiayaan dalam bentuk pengurusan tagihan jangka pendek perusahaan.

Lembaga keuangan yang sangat dikenal oleh seluruh negara adalah bank dunia atau world bank. Negara-negara yang ikut serta dalam bank dunia hanyalah Negara anggota IMF. Tujuan bank dunia: membangun daerah yang hancur karena peperangan dan masalah perekonomian yang terjadi diberbagai Negara, Memajukan investasi swasta luar negeri dengan memberikan jaminan, Menjadikan neraca pembayaran agar seimbang.

 

 

Fadhli Adhitya Ramadhika (20110730080)

Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya Edisi ke-2

Subagyo, Sri Fatmawati, Rudy Badrudin, Astuti Purnamawati dan algifari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s